DAERAHHUKRIMNASIONAL

Waduh ! Korban Lakalantas di Akd Jadi Tersangka, LP2KP : Surat Penetapan Ada Yang Janggal

KOTAMOBAGU, GEBRAKNUSANTARA.COM – Penetapan status tersangka terhadap Rili warga desa Tungoi II, Kecamatan Lolayan, Bolmong, yang sebelumnya adalah korban lakalantas yang terjadi di jalan AKD desa Kopandakan 2 pada bulan maret lalu masih menimbulkan tanda tanya bagi keluarga korban. Pasalnya, Korban (Rili-red) yang mengalami luka berat akibat kejadian tersebut malah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satlantas Kota Kotamobagu.

Hal ini diungkapkan Ibu Rini selaku ibunda Rili, kepada media ini, Rabu, (16/06/2021) di kantor redaksi bahwa anaknya (Rili) yang mengendarai motor jenis matik ditabrak oleh kendaran roda empat jenis Pick Up sehingga mengalami luka-luka disekujur tubuhnya,

“Namun sayangnya pada saat kejadian ini sampe kepihak satlantas kotamobagu, anak saya yang ditetapkan sebagai tersangka karna mengakibatkan korban (Sopir Mobil PickUp) mengalami luka berat,” Ungkap Rinidengan nada tak percaya.

Menurut Rini, Hal ini berseberangan dengan keterangan saksi-saksi yang ada di TKP pada saat kejadian tersebut, yang mana saksi-saksi yang melihat mengatkan bahwa kendaraan roda empatlah yang menabrak motor anaknya sehingga mengakibatkan luka-luka , sementara pengendara mobil tidak mengalami luka sama sekali .

“Anak saya Korban, kenapa malah dijadikan tersangka..!? sudah jelas anak saya yang mengalami luka berat kenapa malah sopir oto yang penyidik bilang luka berat ,” beber Rini dengan nada kesal.

Menanggapi persoalan ini, Derek Ahmad Ismail selaku Wakil Ketua LP2KP mengatakan bahwa dari data yang didapat mengenai persoalan ini terlihat ada yang janggal, contohnya saja pada surat penetapan tersangka, yang mana pada surat tersebut tertulis korbanya adalah sopir mobil dan di surat penetapan tersebut juga mangatakan korban (Sopir-red) mengalami luka berat.

“ Hal ini tentu tak sesuai dengan data yang kami dapat dari keterangan saksi, dimana sopir mobil tersebut justeru tidak mangalami luka sediktpun, sementara pengadara motorlah yang sampai dilarikan ke rumah sakit Manado,” jelas Derek

Lanjut Derek, Ditambah lagi dengan kondisi motor yang mengalami rusak parah dibagian bodi dan roda belakang sementara roda depan dan bodi depan masih terlihat utuh.

“Kami minta kepada ibu Kasatlantas Kotamobagu untuk menindaklanjuti persoalan ini, terutama kepada penyidik yang menangni kasus ini, agar tidak menurunkan nilai kepercayaan Masyarakat kepada pihak kepolisian,” terang Derek

Terpisah, Kanit Laka Satlantas Kotamobagu, Harun Pangalima saat dikonfirmasi via Whatsapp mengatakan bahwa prosedur dalam penetapan status tersangka kepada yang bersangkutan sudah sesuai.

“Sudah Sesuai” balas Kanit Via Whatsapp, Rabu,(16/06/2021)

Sekedar diketahui, dari keterangan saksi di TKP, lakalantas tersebut terjadi pada tgl 2 Maret 2021, dimana kendaraan roda dua jenis matic yang dikendarai oleh Sefarili (Rili) yang juga diketahui Siswa SMA Yadhika hendak putar balik didepan sekolahnya mengarah kotamobagu, namun naas dari arah dumoga kendaraan roda 4 jenis pickUp yang diketahui dikendarai oleh sandro warga Mopuya dengan kecepatan tinggi menabrak bagian blakang kendaraan milik Rili. (*Tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button