DAERAHKESEHATANNASIONALPENDIDIKAN

Diduga Langgar Prokes Covid 19 Saat Ujian, Wali Murid Minta Kadisdik Bolmong Panggil Kepsek SDK 5 Inobonto

Bolmong, Gebraknusantara.com — Disaat pemerintah gencar-gencarnya menghimbau masyarakat untuk selalu mematuhi prokes Covid 19 disetiap aktifitas sehari-hari guna menekan penyebaran virus Corona, Lain halnya yang terjadi di sekolah dasar Kristen (SDK ) 5 Inobonto beberapa waktu lalu.
Dari keterangan beberpa sumber menyampaikan bahwa kejadian dugaan pelanggaran prokes Covid 19 terjadi pada tanggal 7 Juni 2021, pada saat penyelenggaraan ujian akhir semester di SDK 5 Inobonto. Adapun pelanggaran yang dimaksud adalah para siswa saat melaksakan ujian tersebut banyak yang tidak menggunakan masker, serta jumlah siswa dalam satu ruangan yang terlampau banyak sehingga berdampak pada jarak antar siswa yang cukup dekat.
Kejadian ini sempat ditegur oleh wali murid namun tidak diindahkan, lebih parahnya lagi menurut sumber yang namanya tidak mau dipublis, saat itu kepsek mengusir dengan cara meneriaki mereka dari kejauhan dengan kalimat.
” Keluar..! Keluar..! Mengganggu kegiatan belajar ngoni.! ” Ujar sumber menirukan bahasa yang disampaikan kepsek.
Oleh karena kejadian tersebut wali murid meminta kepada kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Bolmong untuk memanggil kepsek tersebut dan diberikan sanksi tegas jika memang terbukti melanggar prokes.
Menanggapi hal tersebut, Kepsek SDK 5 Inobonto Hertje Femmy Langkay S. Pd saat dikonfirmasi Jum’at, (14/07/2021) di kantornya, membantah kejadian tersebut. Menurut kepsek, kegiatan ujian akhir semester tersebut diselenggarakan sudah sesui prokes covid 19, semua siswa diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dan jarak antar siswa telah diatur dalam ruangan ujian tersebut
“Kalaupun ada siswa yang melapas masker itu karna mereka kepanasan, namun itupun hanya sebentar kemudian dikenalan lagi” terang kepsek.
Dan terkait pengusiran wali murid kepsek mengatakan tidak pernah melontarkan kata-kata keras atau kasar seperti yang dituduhkan.
” Saya tidak mengucapkan kata seperti yang dituduhkan” ucap Kepsek.
Lanjut Kepsek, yang diucapkannya pada saat itu ialah dengan kata-kata sopan dan nada bersahabt.
” Minta tolong keluar dulu karna sedang ada kegiatan belajar.” Tegas Kepsek mengulang perkataannya yang diucapkan kepada wali murid pada waktu itu. (Man)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button