DAERAHHUKRIM

Sungai Buyat Tercemar, Dirut LAKRI Minta DLH Turun Lapangan

Boltim, – Direktur Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Andy Riyadhi sebut pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT. SEJ disungai Buyat Desa Buyat Kec. Kotabunan Kab, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akibat aktifitas pertambangan emas.

Dengan adanya dugaan pencemaran tersebut air sungai beberapa hari terakhir sering berubah menjadi keruh dan beraroma tak sedap (diduga aromanya berupa bahan kimia) pada jam-jam tertentu pada pukul 12.00-18.00 WITA.

Sumber pencemaran sungai tersebut diduga berasal dari aktivitas pertambangan emas PT PT Sumber Energi Jaya (SEJ) di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Dengan adanya dugaan pencemaran tersebut saya (Andy) meminta instansi terkait yaituh Dinas lingkungan Hidup (DLH) untuk segera turun kelokasi untuk mengambil sampel air serta menelusuri asal pencemaran tersebut, ujarnya.

Sementara itu kadis DLH saat dikonfirmasi terkait dugaan pencemaran Rabu (14/7) tersebut melalui selulernya mengatakan bahwa saya belum tau hal tersebut, dan informasi dugaan pencemaran ini juga saya tau baru hari ini sesuai konfirmasi dari rekan pers.

Kalau itu benar adanya, kami secepatnya akan turun lapangan untuk menindak lanjuti persoalan ini agar tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat setempat.

Saya sangat berterimahkasih pada awak media atas informasi yang sangat penting ini agar pihak dari kami akan segera turun lapangan bersama dinas terkait yang ada di Kab. Mitra untuk turun bersama-sama menindak laporan dugaan pencemaran tersebut, sinkatnya.

Sementara itu pihak PT. SEJ saat berita ini dimuat belum mendapatkan konfirmasi terkait persoalan itu. (Rinto)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button